Kakanwil Kemenag Bengkulu Kumpulkan 395 Penyuluh, Tegaskan Peran Penting Jaga Kerukunan dan Deteksi Dini Konflik
KABARDARING.ID – Sebanyak 395 penyuluh agama dari seluruh wilayah Provinsi Bengkulu mengikuti kegiatan Sapa Penyuluh Agama RI yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan dalam menjaga harmoni dan stabilitas kehidupan beragama di tengah masyarakat.
Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, Dr. H. Saefudin, menegaskan bahwa penyuluh agama bukan sekadar penyampai materi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar sebagai penjaga keseimbangan sosial dan perekat persatuan.
“Penyuluh adalah wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat. Mereka hadir memberi solusi, menenangkan suasana, dan menjaga kerukunan,” tegas Saefudin di hadapan peserta yang hadir langsung maupun secara virtual.

Ia menjelaskan, peran penyuluh sangat strategis karena mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dalam situasi tertentu, penyuluh bahkan menjadi pihak pertama yang mengetahui adanya potensi konflik, penyebaran paham intoleran, hingga persoalan sosial berbasis keagamaan.
Karena itu, penyuluh diharapkan mampu menjadi pendeteksi dini sekaligus penengah yang mampu meredam persoalan sebelum berkembang lebih luas.
Selain memperkuat peran sosial, Kemenag juga mendorong penyuluh untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui penggunaan aplikasi E-PA (Elektronik Penyuluh Agama Islam). Aplikasi ini digunakan untuk mencatat dan melaporkan seluruh aktivitas penyuluhan secara digital, sehingga kinerja penyuluh dapat terukur, transparan, dan akuntabel.
“Era sudah berubah. Penyuluh harus mampu memanfaatkan teknologi agar pelayanan semakin profesional dan berdampak luas,” ujarnya.
Saefudin juga mengingatkan bahwa penyuluh memiliki tanggung jawab moral sebagai aparatur pemerintah, sekaligus pelayan masyarakat. Mereka diharapkan mampu menjadi teladan, penggerak kebaikan, serta penguat nilai-nilai moderasi beragama.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Bengkulu berharap seluruh penyuluh semakin solid, profesional, dan siap menjalankan tugas mulia dalam membina umat, menjaga persatuan, serta merawat kebhinekaan di Bumi Merah Putih.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, menandakan komitmen kuat para penyuluh untuk terus hadir sebagai penyejuk dan pelayan umat di tengah dinamika masyarakat. ***