×

Pencarian

Jangan Sampai Jadi Korban! Pemkab Bongkar Modus Kejahatan Digital yang Mengintai Masyarakat

KABARDARING.ID – Maraknya penipuan online dan berbagai modus kejahatan digital menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang aman, Pemkab Bengkulu Tengah menggandeng OJK, Bank Bengkulu, dan Amitra menggelar Sosialisasi dan Edukasi Perbankan Berbasis Digital, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Tengah ini diikuti berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) dan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Tomi Marisi, M.Si.

Dalam sambutannya, Sekda Tomi Marisi menegaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah wajah layanan perbankan. Kini berbagai transaksi dapat dilakukan secara digital dengan lebih cepat, mudah, dan efisien.

Namun di balik kemudahan tersebut, masyarakat juga dihadapkan pada berbagai ancaman kejahatan siber yang terus berkembang.

“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat, khususnya melalui organisasi kemasyarakatan, dapat memahami berbagai layanan perbankan digital sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber, seperti penipuan online maupun aktivitas digital ilegal lainnya,” ujar Tomi.

Menurutnya, transformasi digital telah membuka akses layanan keuangan yang lebih luas, termasuk bagi masyarakat yang berada jauh dari pusat layanan perbankan. Karena itu, peningkatan literasi keuangan menjadi langkah penting agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan aman.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Bengkulu Tengah, Tandri Donin, mengatakan organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para peserta dapat menjadi agen edukasi yang menyampaikan informasi terkait literasi keuangan dan pemanfaatan layanan perbankan digital kepada masyarakat di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Ia menambahkan, masih banyak masyarakat yang menjadi sasaran berbagai modus penipuan berbasis digital. Karena itu, pemahaman terhadap layanan keuangan digital dinilai sangat penting agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman, nyaman, dan terhindar dari kerugian.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi keuangan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang cerdas, aman, dan adaptif menghadapi perkembangan teknologi digital. ***